Jumat, 10 Maret 2017

Peralatan Sound System untuk Karaoke di Rumah yang Murah

Peralatan Sound System untuk Karaoke di Rumah yang Murah

Karaoke merupakan salah satu kegiatan yang bisa mengobati kita dari rasa jenuh, kita bisa bersenang-senang sambil melupakan permasalahan yang ada untuk sementara. Namun mahalnya sewa tempat karaoke terkadang membuat karaoke menjadi hal yang begitu mahal. Untuk itu jika ada sebuah ruangan kosong dirumah, anda bisa menyulapnya menjadi sebuah ruang karaoke.

Pada kesempatan ini kami ingin berbagi tentang peralatan yang anda butuhkan untuk membuat sebuah ruang karaoke. Teruatama peralatan elektronik untuk karaokean di rumah seperti sound system dan lain sebagainya. Berikut daftar peralatan sound system untuk karaoke di rumah

Sound System untuk Karaoke di Rumah

Keterbatasan dana membuat kita harus lebih hemat dalam menentukan peralatan, untuk itu kami tidak menyarankan salah satu merk apapun untuk membeli peralatan karaoke. Jadi kami hanya memberikan pilihan jenis alat yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Karaoke Player

Anda memerlukan sebuah karaoke player yang dapat menyimpan banyak sekali musik karaoke. Namun harga peralatan ini bisa dibilang cukup mahal, oleh karena itu anda bisa menggunakan DVD maupun CD player sehingga dapat menghemat kantong. Saran kami, gunakan DVD yang sudah mendukung slot USB, sehingga anda bisa memutar lagu untuk karaoke yang disimpan di hardisk maupun flashdisk

Speaker

Karena sound system hanya untuk dirumah, belilah sebuah home theater sudah bisa digunakan untuk karaokean. Jadi kamu tidak perlu membeli speaker dengan standard tempat-tempat karaoker yang bernilai jutaan rupiah. Dengan uang kurang dari 1 juta kamu sudah bisa medapat berbagai macam speaker yang memiliki suara joss

Microphone

Merupakan hal yang sangat penting, karena tanpa microphone gimana anda mau menyanyi? Mau langsung nyanyi gitu aja? Kan gak seru. Beli lah microphone sekitar 200 - 500 ribu untuk karaokean di rumah. Itu sudah lebih dari cukup menurut saya.

Televisi / Monitor

Berguna untuk menampilkan gambar dan subtitle dari teks karaokenya. Kalau anda sudah memilikinya, anda tidak perlu membelinya lagi. Karena bisa memanfaatkan apa yang sudah anda miliki
Jadi total dana yang dibutuhkan saat pembelian seperangkat sound system untuk karaokean di rumah seharga 1.5 juta saja. Itu adalah peralatan sederahana yang cocok digunakan untuk orang-orang di rumah yang terbatas.
Mungkin itu saja kebutuhan sound system untuk karaokean di rumah. Semoga dengan karaokean di rumah bisa menghemat pengeluaran anda, selain itu, anda juga bisa berkaraokean sewaktu-waktu.

Sound system yang sering digunakan

Aksesoris sound system yang sering digunakan penting selain speaker

. 1. Power amplifier
Untuk power amplifier, ini berfungsi sebagai pendorong untuk membunyikan sebuah speaker, power ini mempunyai tugas yang paling berat daripada aksesoris yang lain, untuk mantap tidaknya dari sound system power amplifier lah yang menentukannya, pada umumnya power amplifier untuk sound system luar ruangan mempunyai daya yang besar tidak seperti amplifier rumahan, misalnya 2000watt per PA, dalam sound system juga tidak hanya menggunakan satu buah Power Amplifier, melainkan beberapa buah PA misalnya 4 buah power amplifier yang di gunkan khusus nada LOW, khusus nada MIDDLE, khusus nada HIGH, dan khusus untuk CONTROL. Jadi kalau di hitung daya nya 4×2000=8000Watt.
2.Crosover aktif
Crosover aktif ini juga berperan penting, tugas dari crossover ini adalah untuk membagi frequenzi nada yang di tunjukkan kepada power amplifier, pada sound system biasanya menggunakan crossover 3way, apa yang di maksud 3 way?,, 3way adalah 3 bagian ya itu nada LOW, MID, dan HIGH yang di tujukan kepada masing-masing power amplifier, jadi crossover aktif ini sebagai cabang pembagian dari masing-masing nada.
3. Equalizer
Tak asing lagi jika kita mendengar tentang equalizer, equalizer juga umum di gunakan pada rangkaian elektronik seperti radio compo, audio mobil, bahkan komputer juga ada equalizerny seperti aplikasi winamp, tidak hanya itu, sound system pun juga menggunakan equalizer,. Equalizer adalah pengatur nada seauai grafik, yang paling kiri adalah nada rendah ya itu LOW semakin ke kanan semakin tinggi,
4. Mixer
Mikser biasanya di letakkan paling atas pada meja operator sound system yang terdiri bayak putaran (potensio) dan banyak kabel saluran ke mic. Kita yang belum tau juga pasti bertanya-tanya tentang mikser, itu aksesoris apa to kok banyak putaran?? gimana caranya mensettingnya?? apa gak bingung ya operatornya?? itu pertanyaan yang umum, pada mixer terdapat benyak colokan mic, pada setiap mic ada setingannya ya itu seurutan dengan jack mic, jadi satu baris putaran (potensio) adalah setingan 1 jack mic yang seurutan. mixer ini berfungsi sebagai pengatur nada dari mic yang setiap mic beda setingan, cotohnya: mic untuk vokal beda setingannya dengan jack mic gitar.
Demikian tentang sedikit 5 aksesoris yang umum di gunakan pada sound system, apabila dalam tulisan ini ada yang kurang berkenan saya sebagai tamu blog yang baru newbi iseng iseng untuk mengisi waktu luang di luar pekerjaan saya mohon maaf kepada pembaca setia juragan cipir tanpa terkecuali, kepada mbak indri sebagai pemilik blog.Terima kasih dan salam sukses buat buat semua.
jangan lupa mampir ya SewaHost.blogspot.com

Istilah sound system

Istilah Umum Sound System yang sering Dipakai

Banyak dari kita yang kurang memahami tentang istilah dalam sistim penyuaraan/ sound sistem. Mungkin masih terdapat kesimpangsiuran dalam pengertian sound system. Di sini saya mencoba untuk mengulas beberapa istilah sound sistim menurut pengalaman saya sehari-hari. Sound system adalah satu kesatuan perangkat audio yang mengeluarkan proses bunyi/ suara baik itu berupa vokal dari mulut kita atau dari sumber bunyi lainnya sehingga suara tersebut bisa didengar oleh telinga kita. Jadi lazimnya disebut sebagai peralatan penguat bunyi agar bisa didengar oleh manusia.

Istilah Sound System

ISTILAH DASAR DAN PENGERTIAN DALAM AUDIO

Istilah ini kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari tentang penyebutan istilah dalam Sound system, baik dalam bidang pembelajaran di sekolah maupun dalam penerapan teori-teori dasar yang berhubungan dengan Audio pada khalayak umum sering menggunakan istilah ini. Ada istilah yang menerangkan teori-teori dalam perhitungan dan pensetingan yang hanya dipahami oleh orang yang ahli pada bidang sound system yang kita sebut Sound-man atau Teknisi sound. Di bawah ini kita dapat melihat beberapa pengertian istilah sound system baik secara umum maupun profesional.

1. Istilah umum Audio yang sering Dibicarakan

Berikut uraiannya
  • Input (In)
    Masukan sinyal suara ke dalam suatu perangkat Audio.
  • Output (Out)
    Keluaran sinyal audio dalam satu perangkat ke dalam suatu perangkat Audio yang lain.
  • Decibel (dB)
    Suatu unit untuk menunjukan keras lemahnya satuan bunyi.
  • Stereo
    Penempatan sinyal suara dalam dua discrete channel yaitu dalam lajur kiri (L) dan kanan (R) yang terdengar pada Speaker atau Headphones.
  • Frequency (Freq.)
    Banyaknya getaran yang terjadi dalam jangka waktu tertentu (satuan nya adalah Hertz, disingkat Hz).
  • Hertz (Hz.)
    Ini merupakan suatu unit ukuran untuk satuan Frekuensi. Gelombang suara dalam hitungan cycles per second.
  • Harmonic
    Spectrum dari frekuensi-frekuensi suara yang di dalamnya terdapat kelipatan bulat terhadap frekuensi dasar.
  • Infrasonic
    Frekuensi/ suara di bawah batas pendengaran kita, baisanya kurang dari 20Hz.
  • Noise
    Suara berisik yang tidak kita kehendaki sehingga cukup menggangu pendengaran dalam suatu lingkup ruang bunyi. Di dalam tehnik soundsystem suara berisik ini meliputi desis dengan dengung halus. Para soundman cenderung untuk menghilang suara noise ini dan mereka akan berusaha untuk mencari penyebab permasalahan ini. Kadang dalam kondisi tertentu noise ini diperlukan dalam peralatan musik, misalnya penggunaan efek suara distorsi. Pada sebagian orang suara ini sangat menggangu gendang telinga mereka namun tidak bagi para musisi.
  • Feedback atau Storing
    Suara mendenging atau mendengung secara kontinyu akibat suara yang dihasilkan masuk kembali ke sumber suara yang menghasilkan suara tersebut. Hal ini dapat diatasi dengan cara mengurangi level suara tersebut atau memindahkan jarak/ posisi arah peralatan.
  • Clipping/ Cutting
    Sesuatu yang terjadi sewaktu Amplitudo suara melewati ambang batas maksimum. Umumnya suara menjadi pecah atau berlebihan.
  • Critical Bandwidth
    Lebarnya bandwidth suatu band-passed noise yang dapat menutup suatu narrow band signal yang mempunyai frekuensi tengah dalam daerah yang sama. Critical band diartikan suatu daerah yang membatasi suatu sensasi roughness dimana satu frekuensi dapat terdengar dengan jelas.
  • Overtones
    Frekuensi–frekuensi yang lebih tinggi dari frekuensi aslinya, hal ini dapat berkelipatan bulat atau pecahan.
  • Overloads
    Beban puncak atau berlebihan pada suatu proses pengiriman sinyal audio.
  • Sensitivity (SENS)
    Besar kecilnya energy listrik yang dihasilkan oleh Microphone akibat energy suara yang mengenai coil/ membran microphone.


2. Istilah dalam Profesional Sound System

Dalam hal tehnis pada dunia audio profesionla dikenal beberapa istilah populer seperti berikut ini

  • Sound Pressure Level (SPL)
    Level tekanan yang disebabkan oleh gelombang suara biasa dengan satuan dB, bisa dilihat di setiap Microphone (kemampuan SPL sebuah Microphone).
  • FOH (Front Of House)
    Tempat yang digunakan untuk meng-control sound system. FOH adalah Control area umumnya berada di depan panggung. Umumnya menyeimbangkan sinyal suara pada seluruh PA System.
  • PA (Public Address)
    System Bahasa professional untuk perangkat sound system yang menghadap ke pendengarn dalam menyampaikan pemberitahuan.
  • Audio Compressor
    Alat yang digunakan untuk mengatur tekanan dynamic range audio.
  • DI (Direct Inject) Box
Suatu alat yang berfungsi sebagai pencabang alat musik sebelum masuk ke Mixer audio. Biasanya terdapat dalam sound system panggung.
  • Equalizer (EQ)
    Alat untuk menaikan (membesarkan) dan menurunkan range level suara (dB) pada frequency tertentu.
  • Audio Mixer/ Desk Consule,
    Suatu alat yang berfungsi sebagai pencampur dari beberapa sumber bunyi yng ditancapkan pada beberapa channel input. Dalam pengaturannya terjadi proses penguat dan penyeimbang dari beberapa sumber suara (tergantung operator) hingga menjadi satu output yang memenuhi kriteria untuk menjadi input pada peralatan Audio sistim.
  • Mixer Monitor
    Mixer yang ada dibelakang atau disamping panggung yang konsentrasinya adalah untuk melayani pembagian suara dan balancing monitor diatas panggung.
  • Multi Effect (FX) Processor
    Alat yang dipergunakan untuk memberikan effect – effect tertentu pada suara.
  • PFL (Pre Fade Listening)
    Tombol untuk melihat sebuah channel yang aktif pada sebuah Mixer saat audio masuk ke Mixer. Kondisi ini juga untuk melihat seberapa besar kekuatan level yang masuk pada channel tersebut(Gain input). Apabila PFL ditekan biasanya akan terhubung ke Headphones monitor.


3. Istilah dalam MICROPHONE - Jenis-jenis Microphone Profesional

Microphone adalah suatu alat yang mengubah energi suara menjadi energi listrik. Energi ini diterima oleh sebuah kumparan yang terdapat di dalam wadah Microphone. Kumparan ini memiliki impedansi tertentu sesuai dengan kegunaannya. Untuk vokal rata-rata memiliki impedansi kurang lebih 400 ohm sampai 600 ohm.
  • Vocal Microphone
    Microphone jenis ini khusus dipergunakan untuk menerima bunyi yang bersumber dari suara manusia.
  • Microphone Dynamic,
    Jenis microphone mempunyai diaphragm yang kecil, menggunakan prinsip kerja induksi.
  • Handheld Microphone,
    Microphone yang dipegang oleh tangan, microphone genggam.
  • Percusi Microphone,
    Percusi adalah peralatan bunyi yang dipergunakan dalam musik yang mengeluarkan bunyi dengan cara dipukul atau digoyangkan. Salah satu bagian dari percusi ini adalah peralatan drum.
  • Polar Pattern Microphone,
    Pola arah penerimaan getaran suara dari suatu Microphone.

Istilah dalam Jenis-jenis Microphone

Berikut uraiannya
  • Wired Microphone,
    Microphone yang menggunakan sambungan kabel. Sistim sambungan kabel ini terdiri dari sistim Balance dan Unbalance.
  • Wireless Microphone,
    Microphone tanpa kabel (lazim disapa dengan nirkabel) adalah microphone yang koneksinya tidak menggunakan kabel. Untuk menghubungkan sinyal menggunakan sistim transmitter yang terhubung kepada receiver dalam satu paket frekuensi VHF atau kadang UHF.
  • Microphone Clip On,
    clip atai klip artinya dijepitkan. Jenis Microphone ini bentuknya kecil dengan posisi penempatan microphone dipasangkan pada kostum pembawa acara/ imam/ komandan upacara.
  • Omni Directional,
    Jenis Microphone ini dapat menerima suara dari segala arah resapan.
  • Hypercardioid,
    Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola super cardioid.
  • Bi Directional,
    Microphone yang mencegah suara yang datangnya dari arah samping tapi sangat peka pada arah depan atau belakang.
  • Cardioid,
    Bagian dari Uni Directional ini mempunyai pola penerimaan suara satu arah dari pembicara.
  • Microphone Condenser,
    Jenis Microphone yang menggunakan sistim kerja dengan Condensator. Salah satu yang menggunakan jenis Mikrofon kondenser ini adalah Microphone Clip-on.
  • Microphone Ribbon,
    Jenis Microphone yang bekerja menggunakan ribbon foil metal.
  • Shotgun Microphone,
    Jenis Microphone ini sangat terarah dengan sensitivitas yang tinggi. Biasanya berbentuk stik.
  • Super Cardioid,
    Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola sub cardioid.
  • Sub Cardioid,
    Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola cardioid.
  • Uni Directional,
    Microphone yang menerima suara hanya dari satu arah saja.

4. Istilah dalam Effect (FX) Suara - Profesional

Berikut uraiannya

  • Anechoic Chamber
    Suatu ruangan yang dirancang khusus untuk menghilangkan pantulan suara dari dinding. Idealnya, sebuah anechoic chamber tidak menimbulkan pantulan suara pada frekuensi berapa pun (dindingnya menyerap semua frekuensi) dan dapat ‘me-reproduksi’ suara asli yang telah di rancang/desain seakurat mungkin terhadap percobaan yang kita lakukan disitu.

Kriteria dalam memilih dan membeli power amplifier

Kriteria dalam Memilih dan Membeli Power Amplifier

Ada beberapa kriteria dalam hal pengadaan Power Amplifier untuk keperluan sound system anda, ada dengan cara merakit sendiri (rakitan) atau dengan membeli produk jadi. Produk jadi pun terdiri dari 3 macam yaitu produk dalam negeri, produk China dan produk build up (orisinil), semua tergantung pada kondisi keuangan anda. Bila menginginkan perangkat sound system pabrikan yang lengkap dengan harga terinci mungkin anda dapat menghubungi Dealer paket sound system di kota anda. Paket ini mungkin terdiri dari satu merek perangkat siap pakai atau dapat juga dengan cara mengkombinasikan dengan merek-merek lain. Jadi tidak musti terpaku pada satu merk saja.
Bila kondisi keuangan anda terbatas dan anda ingin memiliki produk Power Amplifier yang bukan rakitan dengan daya tertentu, mungkin anda dapat membeli produk buatan lokal yang sudah dilakukan test drive dengan timing yang cukup lama.

Daya Ourput Power Amplifier RMS (Watt)

Daya output Power Amplifier dalam hitungan standar RMS harus sesuai dengan kebutuhan yang anda perlukan dengan ketentuan bahwa output daya PA harus lebih besar dari kemampuan daya speaker yang kita miliki. Coba lihat spesifikasi kemampuan daya Power Ampli tersebut yang tertera dalam box pembungkus atau buku manual power Amplifier saat anda melihatnya di toko sound system.

Sebagai Pendorong Drive Apa Penggunaan Power Amplifier itu?

Perlu menjadi pertimbangkan bagi anda sebelum membeli Power Amplifier sound system untuk lapangan, ada baiknya anda perlu mengetahui untuk keperluan apa nantinya PA (Power Amplifier) ini digunakan, apakah untuk kebutuhan dalam mengangkat (mengemudikan) Speaker Woofer, apakah untuk mengangkat/ mengemudikan Speaker Middle, atau untuk mengangkat driver Horn Tweeter. Apabila PA tersebut difokuskan untuk mendorong speaker Sub woofer maka Power Amplifier yang anda pilih harus berdaya besar.

Daftar Harga Power Amplifier Sound System Lapangan

Kamis, 09 Maret 2017

Peralatan yang digunakan dalam sound system


Anda mungkin kurang memahami apa maksud Sound System? Apa-apa saja alat-alat yang ada di dalam sound system? Karena dalam dua kata ini terdapat kata "system" maka peralatan ini tidak bisa berdiri sendiri atau hanya dibilang sebagai 'Bagian Peralatan Sound'. Semua peralatan dalam fungsi sound system harus saling mendukung antara satu dengan yang lain, maka bisa disebut satu sistim dalam kesatuan Sound. Saya memahami dan belajar sound system secara otodidak karena semenjak Sekolah Dasar saya sudah dilatih oleh tetangga saya untuk membuat sebuah Amplifier. Bila anda memiliki Speaker tanpa ada Power Amplifier, maka Speaker tersebut tidak akan menunjukkan fungsinya sebagai sistim pada sound. Demikian juga bila anda sudah memiliki keduanya maka alat ini pun belum menunjukkan fungsinya sebagai sound system bila tidak ada Microphone. Hal lain untuk dapat dikatakan sebagai sound system tentu harus ada pensupplai listrik di dalamnya agar bisa bekerja sesuai peruntukan dalam membentuk kasatuan bunyi dalam Sistem Sound. Jangan lupa dengan kabel, peralatan ini juga merupakan salah satu pendukung sistim dalam perangkat sound.


Perangkat atau Peralatan pada Soundsystems

Sebagai perkenalan kepada anda tentang apa saja peralatan utama dalam sound system adalah terdiri dari
  1. Bagian sumber bunyi
    Sumber bunyi terdiri dari Microphone dan input audio, input audio bisa datang dari DVD, komputer dan lainnya. sumber bunyi lainnya bisa berupa guitar listrik, Keyboard/ Electone dan lain-lain.
  2. Bagian Pra audio (input Channel)
    Input channel bisa dibentuk dari masukan sinyal audio ke bagian Mixer yang mengambil prinsip gabungan beberapa OP Amp.
  3. Bagian pengolah bunyi dan filtering frekuensi
    Bagian ini meliputi Equalizer yang bisa dipasang secara ekternal setelah mixer audio. Pada perangkat Portable sound system hanya terdiri dari satu tombol level yang diberi nama TONE, maksudnya adalah pengatur audio ini hanya menyetel nada Low dan High saja.
  4. Bagian crossover - Audio Distributor
    Bagian ini berfungsi untuk mendistribusikan sinyal audio Low, middle dan High yang akan masuk ke bagian atu blok Amplifier
  5. Bagian penguat level suara/ Amplifer (power Amplifier)
  6. Bagian output transducer atau Loudspeaker
    Speaker terdiri dari beberapa range respon bunyi, yaitu Woofer, Middle dan High (Horn Drive)

Macam-macam Perangkat Sound System Aktif dan Pasif

Sebagai pengetahuan bagi anda sekarang ini sangat maju dalam perkembangan Elektronika terutama dalam bidang Audio. Orang sudah membuat perangkat yang mudah dan simple dalam pengoperasian. Sistim pada sound tadi kini sudah dikemas menjadi satu wadah (Box) dengan fasilitas yang cukup memadai di dalamnya. Di dalamnya sudah meliputi mixer sederhana untuk mencampur beberapa sumber bunyi yang bisa didengar sekaligus. Perangkat ini terdapat fasilitas MIC Input, Mic Wireless, Tone dan Volume Control, Tape Corder atau VCD Player dan Power Suplai serta Power Amplifier. Ada banyak model yang sudah dikombinasikan dalam satu box, contoh peralatan berikut seperti di bawah ini;

Compo Deck Player

Dalam perangkat moderen sudah menggunakan fasilitas Digital Menu dalam pengoperasian. Alat ini bisa kita jumpai dalam rumah kita untuk memutar kaset pita dan malahan Compo sudah dilengkapi dengan DVD Player dan Mic + ECHO untuk berkaraoke. Speaker didisain dalam paket yang sama namun terpisah dalam box utama (bagian Controling). Speaker sudah dilengkapi dengan 2 atau 3 way. Biasanya saat kita menginstalasi alat ini jarak antara Speaker dan perangkat Compo sangat berdekatan. Kabel pada Speaker sudah disediakan oleh pabrik dengan panjang paling tidak 1-2 meter. Jadi ini termasuk katagori Sound Pasif karena jarak kabel penghubung antara Power Amplifier ke Speaker lebih dari 50 CM.

Speaker Portable Presentation

Peralatan ini sama dengan diatas namun disainnya sudah dalam satu kesatuan Box, yaitu Power Amplifier, Speaker, OP Amp, Tape Player dan lainnya. Rata-rata speaker yang digunakan di dalamnya dengan diameter ukuran 8 inci atau 10 inci. Peralatan ini mudah dibawa kemana-mana karena cukup ringan malahan ada yang dilengkapi dengan roda. Fasilitas di dalamnya sudah dilengkapi dengan Microphone tanpa kabel. Bila ada speker di dalam Box yang sama maka ini dimasukkan dalam kategori Speaker Aktif.

Speaker Monitor Guitar/ Keyboard

Peralatan Apa Saja Yang Diperlukan Dalam Sound System

Untuk musisi yang bermain pada alat musik guitar Elektrik pasti membutuhkan Speaker Monitor saat mereka sedang memainkan gitar listriknya, karena tanpa speaker kita tak bisa mendengar suara gitar ini secara langsung atau sangat kecil suaranya. Maka untuk mendengarkan suaranya kita harus memakai Amplifier tersebut dan kita bisa memainkannya secara merdu apalagi dengan adanya efek Delay atau Distorsi. Oleh sebab itu diperlukan penguat suara agar bisa kita dengarkan. Saat tampil LIVE dalam permainan musik, masing-masing player dilengkapi dengan Speaker monitor tersendiri. Fasilitas di dalamnya terdapat Power Ampli + speker, Tone, Volume, Jack Input. Speaker Monitor jenis ini masuk dalam kategori Speaker Aktif.
Jadi dari keterangan di atas maka Sound System bisa berperan kalau semua sistim peralatan yang ada di dalamnya, baik internal maupun eksternal saling memberikan fungsi dan peran masing-masing untuk menghasilkan akustik suara yang dapat didengar oleh telinga. Jadi kesimpulan utama dalam pengertian diatas tentang peralatan apa saja dalam sound system secara sederhana adalah meliputi:


1. Amplifier (Power Amplifier)

Bila kita melihat sirkuit yang terdapat di dalamnya mencakup;
  • Pre Amplifier atau disebut Penguatan Tingkat Depan, rangkaian pada blok ini menerima sumber bunyi dan kemudian menguatkan sampai beberapa dB.
  • Bagian Driver atau Buffer (penguatan tingkat menengah atau lanjutan),
  • Bagian Final (penguatan tingkat akhir), pada bagian ini suara terjadi penguatan yang dapat disalurkan ke Speaker sehingga bisa didengar di telinga,
  • Pensuplai listrik ke rangkaian Elektronik Amplifier, semakin besar daya output Power Amplifier maka akan semakin besar catu daya yang dibutuhkan dan tentunya akan semakin berat.

2. Speaker Sound System (Loudspeaker)

Bila kita menggunakan sistim speker aktif maka alat ini menyatu dengan blok Amplifier pada wadah yang sama, namun bila anda menggunakan sistim speker Pasif maka peralatan speker ini mempunyai box tersendiri. Di dalamnya biasanya terdapat 2 way alur nada yaitu High dan Low, untuk nada Mid biaanya sudah terbentuk secara atomatis dari pertemuan atau pencampuran kedua nada ini. Kadang kita dapat merubahnya menjadi 3 way. Perlu diingat bahwa bila kita membentuk menjadi 3 way maka impedansi Speaker terjadi penurunan yang bila kita menggunakan satu buah speker bernilai 8 OHM namun bila menjadi 3 way akan berubah menjadi 4 Ohm atau dibawahnya. Konsekuensinya adalah membuat kerja Amplifier akan bertambah berat.

3. External Divice (pendukung)

Yang saya maksudkan disini adalah peralatan diluar blok Speaker (Ampli), mencakup; Microphone, Keyboard (orgen), Gitar Elektrik.

4. Kabel-kabel dan Connector pada Peralatan Soundsystem

Kabel Speaker untuk Audio dan connector sangat berperan dalam sound sistem baik sebagai alur masukan (IN) dan juga penghantar output (OUT) ke speaker. Jarak kabel sangat mempengaruhi bunyi pada speker.

Penutup Dengan membaca paragrap demi paragrap pada pembahasan di atas semoga anda dapat lebih mengenal peralatan dalam sound system serta anda dapat mengoperasikan dengan benar.
Baca juga mengapa tidak ada suara Microphone di Speaker system.

Pentingnya Sound System


Mutu sound system atau pengeras suara akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pergelaran. Sebab dengan sound system yang baik akan membuat :

  1. Suara akan lebih jelas.
  2. Suara musik akan lebih enak dan jelas untuk didengarkan.
  3. Tidak bising karena biasanya memakai peredam suara.
  4. Berfungsi juga sebagai hiasan ruang pergelaran.  

    Pengoperasian Sound System

    Dalam perangkat sound system terdiri dari beberapa perangkat pengolah bunyi (seperti yang diterangkan di atas) yang sudah di-packing menjadi sebuah perangkat Compact yang disebut Speaker System atau sound sistem praktis. Compact speaker system ini biasanya sudah meliputi microphone, cassette deck player, amplifier dan speaker yang telah menjadi satu unit perangkat/ kabinet.
    Pada pengolahan sound system untuk live musik dan juga recording maka dibutuhkan sistim pengoperasian yang professional, jadi dibutuhkan orang yang memiliki skilldi bidang ini.

    Perangkat Sound System Praktis

    Perangkat ini ada yang berupa Compo Deck, Speaker Portable, Speaker Monitor Amplifier untuk Giutar, DVD palyer pada Car sound system (mobil sound system) dan lain-lain. Perangkat ini mudah dalam mengoperasikannya, kita hanya menghidupkannya dan memutar volume suara, mengatur bunyi bass dan trebel yang kita inginkan. Jadi, dengan kata lain semua orang pasti bisa mengoperasikannya,
    Perangkat speaker portable sederhana bisa dioperasikan oleh orang dan tak memerlukan sklill khusus, yang penting perangkat ini bisa mengeluarkan audio di speaker serta suara mic tidak terjadi feedback.
Nama sound system sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita dan sebuah istilah yang sudah umum dipakai dalam keseharian. Bila diartikan secara global makna sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu atau menyampaikan sebuah informasi suara agar dapat di dengar oleh orang lain dalam jangkauan dan lingkup tertentu. Agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system. Kebutuhan sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor). - See more at: http://www.studioprosound.com/pentingnya-fungsi-sound-system-dalam-sebuah-event/#sthash.LjP6PqTU.dpuf
Nama sound system sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita dan sebuah istilah yang sudah umum dipakai dalam keseharian. Bila diartikan secara global makna sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu atau menyampaikan sebuah informasi suara agar dapat di dengar oleh orang lain dalam jangkauan dan lingkup tertentu. Agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system. Kebutuhan sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor). - See more at: http://www.studioprosound.com/pentingnya-fungsi-sound-system-dalam-sebuah-event/#sthash.LjP6PqTU.dpuf
Nama sound system sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita dan sebuah istilah yang sudah umum dipakai dalam keseharian. Bila diartikan secara global makna sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu atau menyampaikan sebuah informasi suara agar dapat di dengar oleh orang lain dalam jangkauan dan lingkup tertentu. Agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system. Kebutuhan sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor). - See more at: http://www.studioprosound.com/pentingnya-fungsi-sound-system-dalam-sebuah-event/#sthash.LjP6PqTU.dpuf
Nama sound system sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita dan sebuah istilah yang sudah umum dipakai dalam keseharian. Bila diartikan secara global makna sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu atau menyampaikan sebuah informasi suara agar dapat di dengar oleh orang lain dalam jangkauan dan lingkup tertentu. Agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system. Kebutuhan sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor). - See more at: http://www.studioprosound.com/pentingnya-fungsi-sound-system-dalam-sebuah-event/#sthash.LjP6PqTU.dpuf
Nama sound system sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita dan sebuah istilah yang sudah umum dipakai dalam keseharian. Bila diartikan secara global makna sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu atau menyampaikan sebuah informasi suara agar dapat di dengar oleh orang lain dalam jangkauan dan lingkup tertentu. Agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system. Kebutuhan sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor). - See more at: http://www.studioprosound.com/pentingnya-fungsi-sound-system-dalam-sebuah-event/#sthash.LjP6PqTU.dpuf

Sound System


Sound System adalah sistem perangkat elektronik untuk mengolah sinyal suara dan meningkatkan level suara sehingga terjadi kelipatan Gain suara yang kemudian diterjemahkan atau disalurkan ke bagian Loudspeaker sehingga terdengar kembali oleh telinga dengan kekuatan suara yang telah meningkat. Sinyal suara bisa berasal dari satu atau lebih sumber bunyi yang tercampur dalam satu perangkat pengeras bunyi. Sinyal suara ini bisa diatur tingkatan bunyinya menurut kapasitas ruang dan audience sehingga informasi bunyi tersebut bisa ditangkap oleh telinga Informasi sinyal suara ini bisa berasal dari beberapa sumber seperti vokal kita serta ditambah dengan peralatan bunyi lainnya yang bisa didengar bersamaan. Untuk menangkap sumber Vokal dibutuhkan sebuah input transducer berupa Microphone dan juga spool guitar. engenalan prinsip kerja sound system Ada beberapa hal mendasar yang menjadi prinsip kerja sound system dalam mengolah sinyal audio sehingga terjadi penguatan suara. Pengenalan prinsip kerja sound system dalam hal ini terjadinya proses penguatan sinyal suara pada sound system terdiri dari beberapa fase tingkatan kerja yang disebut signal chain. Pergerakan input sinyal hingga sampai ke pendengar terdiri dari tautan rantai sinyal pada sound system, yaitu; Penentuan Source atau sumber bunyi - suara kita - gitar - orgen tunggal (keyboard) - dll Input Transducer (penangkap sumber bunyi) - Microphone - Guitar Spool - Pre Amp Out, misalnya pada Laptop, PC, Keyboard, Ponsel jack speaker Pengolah Utama sinyal audio (Audio Signal Processing) - Mixer / Pre Amplifier - Power Amplifier Alat proses tambahan lain: - Equalizer - Audio Compressor - Sound FX - Crossover - Audio Distributor Output Transducer - Loudspeaker (Speaker) terdiri dri Active dan Passive Speaker - Horn Drive Penggunaan perangkat sound system ini banyak ditemui dimana saja, salah satunya mungkin ada di rumah anda, di fasilitas tempat ibadah, di mall, di lapangan terbuka saat ada event tertentu dan lainnya. Mungkin anda sering ke tempat hiburan keluarga berupa Karaoke. Di dalamnya sudah terdapat fasilitas Audio yang meliputi Microphone, Mixer, Equalizer, Big Power Amplifier dan 3 way Speaker System. Pengoperasian Sound System Dalam perangkat sound system terdiri dari beberapa perangkat pengolah bunyi (seperti yang diterangkan di atas) yang sudah di-packing menjadi sebuah perangkat Compact yang disebut Speaker System atau sound sistem praktis. Compact speaker system ini biasanya sudah meliputi microphone, cassette deck player, amplifier dan speaker yang telah menjadi satu unit perangkat/ kabinet. Pada pengolahan sound system untuk live musik dan juga recording maka dibutuhkan sistim pengoperasian yang professional, jadi dibutuhkan orang yang memiliki skilldi bidang ini. Perangkat Sound System Praktis Perangkat ini ada yang berupa Compo Deck, Speaker Portable, Speaker Monitor Amplifier untuk Giutar, DVD palyer pada Car sound system (mobil sound system) dan lain-lain. Perangkat ini mudah dalam mengoperasikannya, kita hanya menghidupkannya dan memutar volume suara, mengatur bunyi bass dan trebel yang kita inginkan. Jadi, dengan kata lain semua orang pasti bisa mengoperasikannya, Perangkat speaker portable sederhana bisa dioperasikan oleh orang dan tak memerlukan sklill khusus, yang penting perangkat ini bisa mengeluarkan audio di speaker serta suara mic tidak terjadi feedback. Sound System Professional/ Reinforcement Dalam mengoperasikan perangkat ini terutama untuk live musik (konser) maka dibutuhkan orang yang benar-benar memahami tentang cara kerja sound system dan sistim dalam sound. Skill yang mereka punya berdasarkan pengetahuan dasar sound system dan pengalaman dalam mengoperasikan perangkat ini serta meraka harus memiliki telinga yang cemerlang. Orang yang bisa mengoperasikan perangkat ini biasanya lazim disebut Operator sound system atau tehnisi (technician). Beda lagi dengan Sound Engineering, dan di bawah ini kita dapat mengetahui perbedaan keduanya. Pengertian Sound Engineering Orang yang benar-benar menguasi hal terkecil dari aspek Electronic Audio kita sebut Sound Engineering. Tentu mereka memiliki pendidikan khusus tentang electronic. Tugas Sound Engineering adalah merancang sebuah paket peralatan sound system dengan berdasarkan teori dan hitungan matematis yang detil sehingga menjadi sebuah perangkat audio yang bermutu. Biasanya mereka bekerja di pabrik pembuat sound system handal. Pengertian Operator sound system Operator Sound SystemOperator sound system selalu hadir dalam menjalankan sistim operasi peralatan sound system. Operator bertugas sebagai orang yang mengoperasikan sistim pengolahan audio dan juga akustik suara. Mereka memiliki pengetahuan khusus yang berperan dalam dalam bidang Mixing, Balancing, Processing, Grouping dan pendistribusi suara (ini berdasarkan pengalaman saya yang juga sebagai sound-man). Operator Sound System belum tentu mahir dalam hal Sistim Analisis Audio. Berkat operatorlah semua sistim kerja peralatan sound sistim befungsi secara maksimal dengan suara yang sempurna. Ibarat pepatah dari teman yang mengatakan bahwa operator adalah sebagai pembalap handal yang pandai dalam melajukan kendaraan dengan sangat hebat. Sound Technician, mereka yang ahli ini sangat terlatih baik skill maupun pendengaran yang sempurna. Bila ditemui kendala saat sound dioperasikan. Mereka akan bisa memperbaiki kerusakan yang dialami saat itu. Orang-orang yang terlibat dalam perangkat sound system kita sebut Sound-Man atau kru sound Apa saja yang Terdapat di Perangkat Sound System Nanti kita akan mempelajari/ membahas tantang apa saja perangkat sound system dan fungsi-fungsinya. Kita harus bisa memahami apa saja peralatan Audio dan juga fungsinya dan harus bisa menyetingnya dengan benar agar bisa didapati suara yang bermutu. Teruslah menyimak halaman ini secara berkelanjutan. Penutup Bila anda ingin bertanya atau memberi saran kepada saya tentang maksud Sound System dan fungsinya, silakan untuk memberikan pertanyaan seputar peralatan dan perlengkapan Sound System serta masukan yang semoga bermafaat bagi kita semua. Sampai jumpa pada artikel mendatang.