
Anda mungkin kurang memahami apa
maksud Sound System? Apa-apa saja alat-alat yang ada di dalam sound
system? Karena dalam dua kata ini terdapat kata "system" maka peralatan
ini tidak bisa berdiri sendiri atau hanya dibilang sebagai 'Bagian
Peralatan Sound'. Semua peralatan dalam fungsi sound system harus saling
mendukung antara satu dengan yang lain, maka bisa disebut satu sistim
dalam kesatuan Sound. Saya memahami dan belajar sound system secara
otodidak karena semenjak Sekolah Dasar saya sudah dilatih oleh tetangga
saya untuk membuat sebuah Amplifier. Bila anda memiliki Speaker tanpa
ada Power Amplifier, maka Speaker tersebut tidak akan menunjukkan
fungsinya sebagai sistim pada sound. Demikian juga bila anda sudah
memiliki keduanya maka alat ini pun belum menunjukkan fungsinya sebagai
sound system bila tidak ada Microphone. Hal lain untuk dapat dikatakan
sebagai sound system tentu harus ada pensupplai listrik di dalamnya agar
bisa bekerja sesuai peruntukan dalam membentuk kasatuan bunyi dalam
Sistem Sound. Jangan lupa dengan kabel, peralatan ini juga merupakan
salah satu pendukung sistim dalam perangkat sound.
Perangkat atau Peralatan pada Soundsystems
Sebagai perkenalan kepada anda tentang apa saja peralatan utama dalam sound system adalah terdiri dari
- Bagian sumber bunyi
Sumber bunyi terdiri dari Microphone dan input audio, input audio bisa
datang dari DVD, komputer dan lainnya. sumber bunyi lainnya bisa berupa
guitar listrik, Keyboard/ Electone dan lain-lain.
- Bagian Pra audio (input Channel)
Input channel bisa dibentuk dari masukan sinyal audio ke bagian Mixer yang mengambil prinsip gabungan beberapa OP Amp.
- Bagian pengolah bunyi dan filtering frekuensi
Bagian ini meliputi Equalizer yang bisa dipasang secara ekternal setelah
mixer audio. Pada perangkat Portable sound system hanya terdiri dari
satu tombol level yang diberi nama TONE, maksudnya adalah pengatur audio
ini hanya menyetel nada Low dan High saja.
- Bagian crossover - Audio Distributor
Bagian ini berfungsi untuk mendistribusikan sinyal audio Low, middle dan High yang akan masuk ke bagian atu blok Amplifier
- Bagian penguat level suara/ Amplifer (power Amplifier)
- Bagian output transducer atau Loudspeaker
Speaker terdiri dari beberapa range respon bunyi, yaitu Woofer, Middle dan High (Horn Drive)
Macam-macam Perangkat Sound System Aktif dan Pasif
Sebagai pengetahuan bagi anda sekarang ini sangat maju dalam
perkembangan Elektronika terutama dalam bidang Audio. Orang sudah
membuat perangkat yang mudah dan simple dalam pengoperasian. Sistim pada
sound tadi kini sudah dikemas menjadi satu wadah (Box) dengan fasilitas
yang cukup memadai di dalamnya. Di dalamnya sudah meliputi mixer
sederhana untuk mencampur beberapa sumber bunyi yang bisa didengar
sekaligus. Perangkat ini terdapat fasilitas MIC Input, Mic Wireless,
Tone dan Volume Control, Tape Corder atau VCD Player dan Power Suplai
serta Power Amplifier. Ada banyak model yang sudah dikombinasikan dalam
satu box, contoh peralatan berikut seperti di bawah ini;
Compo Deck Player
Dalam perangkat moderen sudah menggunakan fasilitas Digital Menu dalam
pengoperasian. Alat ini bisa kita jumpai dalam rumah kita untuk memutar
kaset pita dan malahan Compo sudah dilengkapi dengan DVD Player dan Mic +
ECHO untuk berkaraoke. Speaker didisain dalam paket yang sama namun
terpisah dalam box utama (bagian Controling). Speaker sudah dilengkapi
dengan 2 atau 3 way. Biasanya saat kita menginstalasi alat ini jarak
antara Speaker dan perangkat Compo sangat berdekatan. Kabel pada Speaker
sudah disediakan oleh pabrik dengan panjang paling tidak 1-2 meter.
Jadi ini termasuk katagori Sound Pasif karena jarak kabel penghubung
antara Power Amplifier ke Speaker lebih dari 50 CM.
Speaker Portable Presentation
Peralatan ini sama dengan diatas namun disainnya sudah dalam satu
kesatuan Box, yaitu Power Amplifier, Speaker, OP Amp, Tape Player dan
lainnya. Rata-rata speaker yang digunakan di dalamnya dengan diameter
ukuran 8 inci atau 10 inci. Peralatan ini mudah dibawa kemana-mana
karena cukup ringan malahan ada yang dilengkapi dengan roda. Fasilitas
di dalamnya sudah dilengkapi dengan Microphone tanpa kabel. Bila ada
speker di dalam Box yang sama maka ini dimasukkan dalam kategori Speaker
Aktif.
Speaker Monitor Guitar/ Keyboard
Untuk musisi yang bermain pada alat musik guitar Elektrik pasti
membutuhkan Speaker Monitor saat mereka sedang memainkan gitar
listriknya, karena tanpa speaker kita tak bisa mendengar suara gitar ini
secara langsung atau sangat kecil suaranya. Maka untuk mendengarkan
suaranya kita harus memakai Amplifier tersebut dan kita bisa
memainkannya secara merdu apalagi dengan adanya efek Delay atau
Distorsi. Oleh sebab itu diperlukan penguat suara agar bisa kita
dengarkan. Saat tampil LIVE dalam permainan musik, masing-masing player
dilengkapi dengan Speaker monitor tersendiri. Fasilitas di dalamnya
terdapat Power Ampli + speker, Tone, Volume, Jack Input. Speaker Monitor
jenis ini masuk dalam kategori Speaker Aktif.
Jadi
dari keterangan di atas maka Sound System bisa berperan kalau semua
sistim peralatan yang ada di dalamnya, baik internal maupun eksternal
saling memberikan fungsi dan peran masing-masing untuk menghasilkan
akustik suara yang dapat didengar oleh telinga. Jadi kesimpulan utama
dalam pengertian diatas tentang peralatan apa saja dalam sound system
secara sederhana adalah meliputi:
1. Amplifier (Power Amplifier)
Bila kita melihat sirkuit yang terdapat di dalamnya mencakup;
- Pre Amplifier atau disebut Penguatan Tingkat Depan, rangkaian pada
blok ini menerima sumber bunyi dan kemudian menguatkan sampai beberapa
dB.
- Bagian Driver atau Buffer (penguatan tingkat menengah atau lanjutan),
- Bagian Final (penguatan tingkat akhir), pada bagian ini suara
terjadi penguatan yang dapat disalurkan ke Speaker sehingga bisa
didengar di telinga,
- Pensuplai listrik ke rangkaian Elektronik Amplifier, semakin besar
daya output Power Amplifier maka akan semakin besar catu daya yang
dibutuhkan dan tentunya akan semakin berat.
2. Speaker Sound System (Loudspeaker)
Bila kita menggunakan sistim speker aktif maka alat ini menyatu dengan
blok Amplifier pada wadah yang sama, namun bila anda menggunakan sistim
speker Pasif maka peralatan speker ini mempunyai box tersendiri. Di
dalamnya biasanya terdapat 2 way alur nada yaitu High dan Low, untuk
nada Mid biaanya sudah terbentuk secara atomatis dari pertemuan atau
pencampuran kedua nada ini. Kadang kita dapat merubahnya menjadi 3 way.
Perlu diingat bahwa bila kita membentuk menjadi 3 way maka impedansi
Speaker terjadi penurunan yang bila kita menggunakan satu buah speker
bernilai 8 OHM namun bila menjadi 3 way akan berubah menjadi 4 Ohm atau
dibawahnya. Konsekuensinya adalah membuat kerja Amplifier akan bertambah
berat.
3. External Divice (pendukung)
Yang saya maksudkan disini adalah peralatan diluar blok Speaker (Ampli), mencakup; Microphone, Keyboard (orgen), Gitar Elektrik.
4. Kabel-kabel dan Connector pada Peralatan Soundsystem
Kabel Speaker untuk Audio dan connector sangat berperan dalam sound
sistem baik sebagai alur masukan (IN) dan juga penghantar output (OUT)
ke speaker. Jarak kabel sangat mempengaruhi bunyi pada speker.
Penutup
Dengan membaca paragrap demi paragrap pada pembahasan di atas semoga
anda dapat lebih mengenal peralatan dalam sound system serta anda dapat
mengoperasikan dengan benar.
Baca juga mengapa tidak ada suara Microphone di Speaker system.